1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer>

3 Indikator Meningkatkan Daya Saing

Saturday, 26 February 2011 13:21

Written by Harja Saputra

PDF Print E-mail

BANDUNG - Era globalisasi benar-benar di depan mata, persaingan antara Indonesia dengan negara-negara lainnya pun semakin ketat. Di mana Indonesia harus meningkatkan daya saing demi kemajuan ekonomi Tanah Air. Hal ini terungkap saat diskusi Pentingnya Daya Saing di Tengah Ketatnya Persaingan Global, di Bandung, Sabtu (12/2/2011).

Ternyata, ada beberapa indikator daya saing yang dapat diukur secara kuantitatif. Pertama yakni makroekonomi, di mana indikator daya saing dilihat dari beberapa aspek seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, tenaga kerja dan pencapaian keseimbangan neraca antara ekspor dan impor.

Kedua, kualitas infrastruktur. Meskipun masih banyak yang harus dilakukan untuk meningkatkan sektor infrastruktur, sektor ini diketahui telah mengalami peningkatan dari semula dari peringkat 96 menjadi peringkat 90.

Ketiga, kesehatan dan pendidikan dasar yang meningkat dari peringkat 82 menjadi peringkat 62. Menurut laporan Program (Millenium Development Goals/MDG's), pada 2010 bidang kesehatan masih perlu ditingkatkan terutama dalam masalah gizi buruk, kematian ibu sewaktu melahirkan, dan penyakit HIV AIDS.

Sedangkan untuk bidang pendidikan menunjukkan kenaikan. Partisipasi masyarakat dalam mengenyam pendidikan SD tercatat sebesar 94,7 persen, SMP sebesar 66,5 persen, serta melek huruf sebesar 99,4 persen.

Dengan adanya peningkatan peringkat daya saing Indonesia, ini menunjukkan peningkatan kepercayaan dunia usaha terhadap upaya Pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur dan iklim usaha di Indonesia. Selain itu kenaikan peringkat ini diharapkan akan mendorong masuknya investasi asing ke Indonesia.(ade)


Sumber: Okezone.com, Minggu, 13 Februari 2011 - 11:03 wib

 

Add comment


Security code
Refresh

Data Angka

  • 900 guru SD telah dilatih pengajaran Matematika Metode Mudah dan Menyenangkan di 3 Kabupaten/Kota: Kota Bima, Kab. Dompu dan Kab. Lombok Utara.

  • 30 Kelompok Usaha Bersama di 4 Kabupaten/Kota di NTB telah mendapatkan bantuan alat perbengkelan dari Kementerian Perindustrian atas usulan dari Abdurrahman Abdullah.

  • 20 siswa SMKN di Dompu mendapat beasiswa mandiri dari Kementerian Pendidikan Nasional atas usulan dari Abdurrahman Abdullah.